Deskripsi Produk
Berbagai isosianat digunakan dalam sintesis poliuretan, termasuk tolylene diisocyanate, hexamethylene diisocyanate, dan dicyclohexylmethane diisocyanate. Sebagian besar senyawa ini adalah cairan dengan viskositas rendah pada suhu ruangan, kecuali 4,4‑diphenylmethane diisocyanate (MDI), yang berbentuk padatan kristalin. Isosianat aromatik menunjukkan reaktivitas yang lebih tinggi dibandingkan jenis alifatik dan banyak digunakan dalam produksi busa uretan, pelapis, dan elastomer. Struktur siklik yang terdapat pada isosianat aromatik dan alicyclic meningkatkan kekakuan molekul pada material poliuretan akhir.
Sifat Kimia
| Barang | Spesifikasi |
| Kepadatan curah | 0,08g/cm3 |
| bentuk | busa |
| Stabilitas | Stabil. Mudah terbakar. Tidak kompatibel dengan agen pengoksidasi kuat. |
| InChI | InChI=1S/C3H8N2O/c1-2-5-3(4)6/h2H2,1H3,(H3,4,5,6) |
| InChIKey | RYECOJGRJDOGPP-UHFFFAOYSA-N |
| SILINGAN MUKA | N(CC)C(N)=O |
| Referensi Basis Data CAS | 9009-54-5 |
| IARC | 3 (Vol. 19, Sup 7) 1987 |
Aplikasi Produk
Resin dan busa poliuretan merupakan bahan polimer industri yang penting. Mereka dapat diproduksi sebagai busa dan resin yang kaku, semi-kaku, atau fleksibel, memberikan kinerja serbaguna untuk berbagai aplikasi komersial. Poliuretan banyak digunakan dalam furnitur, perlengkapan tidur, gasket otomotif, perekat, karpet, bahan pengemasan, dan pelapis. Ia menawarkan ketahanan yang sangat baik terhadap minyak, cahaya, dan pelarut, dipadukan dengan kekuatan mekanis dan fleksibilitas yang tinggi. Polimer-polimer ini terbentuk melalui reaksi poliadisi antara diisosianat dan senyawa polihidroksi seperti poliol.
Pasokan & Pengiriman
Waktu pengiriman cepat
Persediaan: 2-3 hari kerja
Produksi baru: 7-10 hari kerja
