Rincian Produk
Amonium persulfat iIni adalah kristal tunggal berwarna putih dan tidak berbau, dengan rumus kimia (NH4)2S2O8. Zat ini memiliki sifat oksidasi dan korosi yang kuat; ketika dipanaskan, zat ini mudah terurai. Zat ini juga tidak mudah menyerap kelembapan, tetapi larut dalam air, dan kelarutannya meningkat dalam air hangat. Dalam larutan air, zat ini dapat mengalami hidrolisis menjadi amonium hidrogen sulfat dan hidrogen peroksida. Produk dalam bentuk keringnya memiliki stabilitas yang baik, mudah disimpan, dan memiliki keunggulan dari segi kemudahan penggunaan serta keamanan. Namun, ketika dipanaskan hingga suhu 120 °C, zat ini dapat terurai, mudah menjadi lembap, dan membentuk gumpalan di udara lembap. Zat ini terutama digunakan sebagai agen oksidasi, serta dalam pembuatan hidrogen peroksida, kalium persulfat, dan persulfat lainnya. Selain itu, zat ini juga dapat digunakan sebagai inisiator bebas dalam reaksi polimerisasi, terutama dalam polimerisasi emulsi vinil klorida dan reaksi polimerisasi redoks. Dalam industri, zat ini juga digunakan sebagai bahan pemutih dalam produksi minyak dan sabun, serta dalam pembuatan zat warna anilin, proses oksidasi zat warna, industri elektroplating, industri fotografi, dan analisis kimia. Untuk keperluan yang berkaitan dengan makanan, zat ini dapat digunakan sebagai modifikasi pada gandum dan ragi pembuat bir. Selain itu, zat ini juga dapat digunakan sebagai bahan pengikis logam, untuk membersihkan dan mengikis papan sirkuit, mengaktifkan permukaan tembaga dan aluminium, serta sebagai bahan pemutih untuk pulp dan tekstil pada suhu rendah. Zat ini juga digunakan dalam sistem pengolahan air sirkulasi, untuk degradasi gas berbahaya secara oksidatif, serta sebagai bahan perekat yang mengandung formaldehida rendah untuk mempercepat proses perekatan. Selain itu, zat ini juga digunakan sebagai desinfektan dan untuk menghilangkan warna pada pewarna rambut.
Sifat Kimia Amonium Persulfat
| Titik leleh | 120 °C |
| kepadatan massa | 900 kg/m³ |
| kepadatan | 1.98 |
| kepadatan uap | 7,9 (dibandingkan dengan udara) |
| tekanan uap | 0 Pa pada 25°C |
| indeks bias | 1.50 |
| Suhu penyimpanan. | Simpan pada suhu +15°C hingga +25°C. |
| kelarutan | H2O: larut dalam air |
| bentuk | serbuk |
| warna | Dari putih hingga kuning |
| Berat Jenis | 1.982 |
| Bau | Tidak berbau. |
| PH | 1,0–2,5 (25°C, konsentrasi 1 M dalam air) |
| Rentang pH | 1 – 2 |
| sumber biologis | kelinci |
| Kelarutan dalam Air | 582 g/L (pada suhu 20 ºC) akan terurai. |
| Peka | Sensitif terhadap kelembapan |
| Merck | 14.541 |
| Batas paparan | ACGIH: TWA 0,1 mg/m3 |
| Stabilitas: | Stabil. Bersifat oksidator; dapat menyebabkan bahan yang mudah terbakar terbakar. Tidak kompatibel dengan basa, bahan yang mudah terbakar, hidrogen peroksida, senyawa peroksida, senyawa perak, dan seng. Dapat terurai saat terpapar air atau udara lembap. |
| Bahan Kosmetik dan Fungsinya | MENYERBUH OKSIDASI |
| InChIKey | ROOXNKNUYICQNP-UHFFFAOYSA-N |
| LogP | -1 pada suhu 20℃ |
| Referensi Basis Data CAS | 7727-54-0 (Referensi Basis Data CAS) |
| Sistem Registrasi Bahan EPA | Amonium peroksidisulfat (7727-54-0) |
| Penyerapan | Nilai ambang pada panjang gelombang 308 nm dalam air (H2O) pada konsentrasi 1 M. |
**Ya.**Informasi Keselamatan
| Kode Bahaya | O,Xn |
| Pernyataan Risiko | 8-22-36/37/38-42/43 |
| Pernyataan Keselamatan | 22-24-26-37 |
| RIDADR | UN 1444 5.1/PG 3 |
| WGK Jerman | 1 |
| RTECS | SE0350000 |
| TSCA | Ya. |
| Kelas Bahaya | 5.1 |
| PackagingGroup | III |
| HS Code | 28334000 |
| Data Substansi Berbahaya | 7727-54-0 (Data Substansi Berbahaya) |
| Toksisitas | LD50 ketika diberikan secara oral pada tikus: 820 mg/kg (Smyth) |
Aplikasi Produk Amonium Persulfat dan Cara Penggunaannya
Bahan ini dapat digunakan sebagai bahan reaktif untuk analisis, bahan pengeras dalam proses fotografi, serta bahan pengurang.
Bahan ini dapat digunakan sebagai bahan pengawet makanan, agen oksidasi, serta zat pengaktif pembentukan polimer berat molekul tinggi.
Bahan ini dapat digunakan sebagai bahan baku dalam produksi persulfat dan hidrogen peroksida di industri kimia, sebagai penghambat proses polimerisasi polimer organik, serta sebagai bahan pengaktif selama proses polimerisasi monomer vinil klorida. Di industri minyak, bahan ini juga dapat digunakan sebagai bahan pemutih dalam produksi minyak dan sabun. Selain itu, dalam industri pemotongan logam dan pengekstrakan minyak, bahan ini berfungsi sebagai bahan pengkorosif. Untuk keperluan yang berkaitan dengan makanan, bahan ini dapat digunakan sebagai bahan modifikasi untuk gandum dan ragi pembuat bir.
Bahan ini dapat digunakan sebagai modifikasi tepung (batas maksimum ≤0,3 g/kg, sesuai standar Jepang tahun 1999); juga dapat digunakan sebagai fungisida untuk Saccharomyces cerevisiae (batas maksimum 0,1%, sesuai rekomendasi FAO/WHO tahun 1984).
Stok barang tersedia dalam waktu 2–3 hari kerja. Produksi barang baru membutuhkan waktu 7–10 hari kerja.

